Let's talk about dream!!! ^^
Thanks GOD, karena pada tanggal 20 Mei 2014 ini aku tahu bahwa aku sudah lulus dari SMA! Aku bukan lagi anak SMA.
Seperti pada umumnya, setelah aku lulus SMA tentu saja jenjang yang harus kutapaki selanjutnya adalah melanjutkan pendidikan di dunia perkuliahan. Sekarang yang jadi masalah adalah jurusan apa yang harus aku ambil? Dimana aku harus berkuliah?
Pada awalnya aku sangat optimis untuk masuk ke Sastra Jepang. Alasannya simpel, hanya karena aku ingin fasih berbahasa Jepang maka aku nekat menentukan pilihan untuk mengambil jurusan Sastra Jepang. Aku tahu bahwa semuanya tidak semudah itu. Orang tua bahkan menentang. Mereka bertanya, apa yang ingin kau lakukan jika menjadi anak lulusan Sastra Jepang? Jawabanku simple, sangat sederhana dan sangat cetek.
Hm.....
1. Supaya bisa Bahasa Jepang
2. Mau jadi translator
3. Bisa translate komik
4. Bisa jadi staff acara2 Jepang
5. Bisa dapat beasiswa ke sana
Kan enak bisa nonton anime, denger musik, baca komik ga usah nunggu translatean! That's my hobby! I love Japan! In the future, I can go there.
FAIL!
SERIOUSLY.... FAIL!
Cetek banget bro.. dan setelah aku pikir, semua ga semudah itu, ga sedangkal itu.
Pertanyaan papa mengetuk isi hatiku,
"EMANG APA CITA-CITAMU?"
Sudah dijawab! Bener!
Sepenggal kalimat itu mengiang dipikiranku, apa yang harus aku perbuat? Apa cita-citaku? Apa mimpiku?
Aku berkeliling, mencari info, merenungkan, berpikir, berdoa, dan aku sadar bahwa ART adalah duniaku.
I LOVE ART!!!
Aku mulai sadar akan talenta yang Tuhan berikan padaku sejak dulu. Sejak kecil aku suka mencoret-coret kertas, membuat sebuah karya bebas sebanyak-banyaknya. Aku pun teringat kembali akan jurusan kuliah yang pernah masuk ke dalam benakku.
1. BIO TEKNOLOGI
2. SENI RUPA ITB
3. SASTRA JEPANG
Saat mau masuk biotekno, aku ingat kata-kata "Emang di Indonesia ada lab dimana? Bisa cari duit? Menghasilkan ga? Realistis ajalah!" dan kalimat itu membuat aku membuang semua mimpi mengenai BioTeknologi.
Seni rupa ITB, satu jurusan yang pernah menjadi impianku di kelas 11 (2 SMA) dan aku mengatakannya pada mama dan papa. Reaksi mama sama seperti BioTekno. "Seniman di Indonesia? Mau jadi apa? Lukis-lukis di pinggir jalan?" GOD... itu menyakitkan dan aku pun membuang jurusan ini di list masa depanku.
Sastra Jepang. Cukup! Ga ada lagi yang bisa ganggu gugat. Saat kubilang lagi-lagi ke orangtua, mereka menolak. Lagi? Thanks Mom! Thanks Dad! This is my life!
Sebelumnya, pada awal tahun ajaran kelas 3 SMA aku udah keterima di Fak. Komunikasi dan Bisnis di Atmajaya tanpa tes :) tapi aku tolak karena menurutku terlalu cepat dan uang gak bisa kembali kalau keterima negri. Impian masih belum jelas, jadi belum berani ambil. So...let it go~~ let it go~~ hahaha
SKIP SKIP SKIP
Somehow aku kembali pada FSRD ITB dan FIGHT BUAT ITU! Aku udah ikut SNMPTN dan buat 3 karya sebagai syarat. Pengumuman masih tanggal 27/28 Mei ini, aku berdoa untuk yang terbaik. Semoga Tuhan Yesus kasih aku kesempatan. Aku tahu aku bisa. Aku hanya bisa yakin, belajar, bedoa, dan berjuang.
Setelah semua yang aku lalui aku tahu ini mimpiku, ini yang aku mau. Hidup di dunia seni adalah hidupku. Aku yakin pada Yesus aku yakin Bunda Maria akan selalu menyertaiku. Hiduku semoga bisa dimulai dengan belajar berkarya di Bandung, Amin!